Sikap Mahasiswa Dalam Mencerminkan Nilai-nilai Pancasila

Contoh Perilaku Dalam Mencerminkan Nilai Disiplin dan Moral Terhadap Pancasila

Nilai Kedisiplinan dan moral merupakan dua faktor penting dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat, Sekolahan atau Universitas. Mahasiswa yang kurang berprestasi bukan hanya di sebabkan oleh faktor kemampuan, namun bisa juga diakibatkan karena tidak adanya sikap disiplin pada orang tersebut. Lalu bagaimana sikap kita dalam mencerminkan nilai-nilai pancasila

Sikap disiplin adalah sikap dan perilaku dalam mematuhi segala aturan dalam bertingkah laku. Telat atau tidak tepat waktu merupakan contoh konkrit dari ketidak disiplinan, dan yang memprihatinkan hal ini sudah tidak asing lagi di temukan dalam kehidupan sehari-hari.

Pengetian sikap disiplin, pengertian norma, pengertian nila-nilai pancasila

Kebiasaan terlambat sudah merambah ke semua kalangan, tidak terkecuali pada mahasiswa. Selain itu, ketidak disiplinan sulit dibendung atau dihilangkan karena beberapa faktor, baik dari dalam diri maupun dari keadaan.

Pengertian Perilaku, Disiplin, Nilai, dan Norma

Apa Yang Di Maksud Dengan Perilaku

Pengertian secara umum “perilaku” adalah segala perbuatan atau tindakan yang dilakukan oleh makhluk hidup. Perilaku dapat dibatasi sebagai keadaan jiwa untuk berpendapat, berfikir, bersikap, dan lain sebagainya yang merupakan refleksi dari berbagai macam aspek, baik fisik maupun non fisik.

Baca Juga Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli

Tentunya banyak juga para ahli memiliki pandangan masing-masing tentang Pengertian perilaku ini, berikut daftarnya.

Pengertian perilaku menurut para ahli di bidangnya:

  1. Menurut Ensiklopedi Amerika, perilaku diartikan sebagai suatu aksi dan reaksi organisme terhadap lingkungannya, hal ini berarti bahwa perilaku baru akan terwujud bila ada sesuatu yang diperlukan untuk menimbulkan tanggapan yang disebut rangsangan, dengan demikian maka suatu rangsangan tertentu akan menghasilkan perilaku tertentu pula.
  2. Menurut Skinner, seperti yang dikutip oleh Notoatmodjo (2003), merumuskan bahwa perilaku merupakan respon atau reaksi seseorang terhadap stimulus atau rangsangan ydari luar.
  3. Menurut Heri Purwanto, perilaku adalah pandangan-pandangan atau perasaan yang disertai kecendrungan untuk bertindak sesuai sikap objek tadi.
  4. Menurut Petty Cocopio, perilaku adalah evaluasi umum yang dibuat manusia terhadap dirinya sendiri, obyek atau issue.
  5. Menurut Chief, Bogardus, Lapierre, Mead, dan Gordon allport, menurut kelompok pemikiran ini sikap merupakan semacam kesiapan untuk bereaksi terhadap suatu objek dengan cara-cara tertentu. Dapat dikatakan bahwa kesiapan yang dimaksudkan merupakan kecendrungan yang potensial untuk bereaksi dengan cara tertentu apabila individu dihadapkan pada suatu stimulus yang menghendaki adanya respon.
  6. Menurut Reward dan Reinforcement, menurut pendapat mereka tingkah laku seseorang senantiasa didasarkan pada kondisi, yaitu tindakan mengenal atau memikirkan seseorang terlibat langsung dalam situasi itu dan memperoleh insight untuk pemecahan masalah.

Apa Yang Dimaksud Dengan Sikap Disiplin

Disiplin adalah sikap penuh rasa tanggung jawab serta kepatuhan untuk menjalankan seluruh ketentuan maupun aturan yang berlaku dalam setiap kegiatan atau tugas yang dimiliki setiap individu. Dengan demikian, tidak salah jika tingkat kedisiplinan seseorang sangat menentukan hasil dari pekerjaannya.

Pengertian disiplin menurut para ahli sesuai dengan sudut pandangnya masing-masing :

  1. Menurut James Drever dari sisi psikologis, disiplin adalah kemampuan mengendalikan perilaku yang berasal dari dalam diri seseorang sesuai dengan hal-hal yang telah di atur dari luar atau norma yang sudah ada. Dengan kata lain, disiplin dari segi psikologis merupakan perilaku seseorang yang muncul dan mampu menyesuaikan diri dengan aturan yang telah ditetapkan.
  2. Menurut Pratt Fairshild dari sisi sosiologi, disiplin terdiri dari dua bagian, yaitu disiplin dari dalam diri dan juga disiplin sosial. Keduanya saling berhubungan satu sama lain, sehingga seseorang yang mempunyai sikap disiplin merupakan orang-orang yang dapat mengarahkan perilaku dan perbuatannya berdasarkan patokan atau batasan tingkah laku tertentu yang diterima dalam kelompok atau lingkup sosial masing-masing. Pengaturan tingkah laku tersebut bisa diperoleh melalui jalur pendidikan dan pembelajaran.
  3. Menurut John Macquarrie dari segi etika, disiplin adalah suatu kemauan dan perbuatan seseorang dalam mematuhi seluruh peraturan yang telah terangkai dengan tujuan tertentu.

Berdasarkan ketiga pengertian disiplin menurut para ahli di atas, bisa disimpulkan bahwa dari sudut pandang manapun, disiplin merupakan sikap yang wajib ada dalam diri semua individu.

Baca Juga Pengertian Etika Bisnis Dan Faktor-faktornya

Mengapa? Karena sikap disiplin adalah dasar perilaku seseorang yang sangat berpengaruh besar terhadap segala hal, baik urusan pribadi maupun kepentingan bersama. Untuk mempunyai tingkat kedisiplinan yang tinggi dalam mengerjakan sesuatu, dibutuhkan latihan dengan kesadaran dari dalam diri akan pentingnya sikap disiplin sehingga menjadi suatu landasan bukan hanya pada saat kuliah, tetapi juga dalam berperilaku sehari-hari.

Apa Yang Dimaksud Dengan Nilai (Value)

Menurut pendapat filsuf Jerman-Amerika yang bernama Hans Johan, nilai merupakan the addressee of a yes, jika di terjemahkan dalam bahasa Indonesia memiliki makna yaitu sesuatu yang ditujukan dengan kata ‘Ya’. Memang benar jika nilai merupakan sesuatu yang kita iakan atau kita aminkan.

Jika dipandang dalam prespektif sejarah filsafat yang sudah ada sejak tahun-tahun sebelumnya, “nilai” merupakan kemampuan yang dipercayai pada suatu benda untuk memuaskan manusia. Sifat dari suatu benda yang menyebabkan menarik minat seseorang atau kelompok.

Jadi nilai itu pada hakikatnya adalah sifat dan kualitas yang melekat pada suatu obyeknya. Dengan demikian, nilai ini menjadi suatu kenyataan yang tersembunyi dibalik kenyataan-kenyataan lainnya.

Menilai berarti menimbang, maksudnya disini adalah suatu kegiatan manusia untuk menghubungkan sesuatu dengan sesuatu yang lain untuk diambil sebuah keputusan. Keputusan itu adalah suatu nilai yang dapat menyatakan berguna atau tidak berguna, benar atau tidak benar, baik atau tidak baik, dan seterusnya.

Penilaian itu pastilah berhubungan dengan unsur indrawi manusia sebagai subjek penilai, yaitu unsur jasmani, rohani, akal, rasa, karsa dan kepercayaan.

Nilai adalah sesuatu yang berharga, berguna, memperkaya batin dan menyadarkan manusia akan harkat dan martabatnya. Nilai bersumber pada budi yang berfungsi mendorong dan mengarahkan (motivator) sikap dan perilaku manusia.

Apa Yang Dimaksud Dengan Norma

Norma sendiri merupakan kesadaran manusia yang membutuhkan hubungan yang ideal, sehingga akan menumbuhkan kepatuhan terhadap suatu peraturan atau norma. Hubungan ideal yang seimbang, serasi dan selaras itu tercermin secara vertikal (berhubungan dengan ketuhanan), horizontal (masyarakat) dan alamiah (alam sekitarnya).

Norma adalah perwujudan martabat manusia sebagai mahluk budaya, sosial, moral dan religi. Selain itu, norma merupakan suatu kesadaran dan sikap luhur yang dikehendaki oleh tata nilai untuk dipatuhi. Oleh karena itu, norma dalam perwujudannya dapat berupa norma agama, norma filsafat, norma kesusilaan, norma hukum dan norma sosial. Norma memiliki kekuatan untuk dipatuhi karena adanya sanksi.

Hubungan Sikap Disiplin dengan Nilai-nilai Pancasila dan Norma Pancasila

Hubungan Sikap Disiplin dengan Nilai-nilai Pancasila dan Norma Pancasila

Di dalam nilai-nilai Pancasila, tidak tertulis secara langsung tentang kedisiplinan. Namun, secara tersirat dapat ditemui pada sila pertama dari Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.

Pada sila ini dapat diartikan bahwa kepercayaan dan keimanan kepada Tuhan tidak mungkin tanpa disertai dengan disiplin, terutama disiplin waktu. Berawal dari displin pada saat beribadah, maka secara tidak langsung akan terbawa pada kehidupan sehari-hari mahasiswa.

Baca Juga Sikap TanggunG Jawab Dalam Pengembangan IPTEK

Selain dari Sila Pertama Pancasila, sikap disiplin juga tersirat dalam Sila Keempat Pancasila yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, yang mengandung arti bahwa kita harus berdisiplin dalam dalam mengambil suatu keputusan dan jika keputusan itu disepakati atau disetujui kita harus melaksanakan keputusan tersebut dengan konsekuen dan penuh disiplin. Dan disiplin harus selalu diterapkan dalam pengambilan keputusan agar mencegah terjadinya kesalah pahaman dan pertikaian.

Oleh karena itu, mahasiswa yang memperhatikan, memahami, dan menerapkan Pancasila akan bersikap disiplin. Hal ini dikarenakan disiplin merupakan kunci utama untuk membentuk suatu karekter manusia.

Seorang mahasiswa perlu memiliki sikap disiplin dengan cara menumbuhkan kesadaran diri melakukan latihan yang memperkuat dirinya sendiri untuk selalu terbiasa patuh dan mempertinggi daya kendali diri. Sikap disiplin yang timbul dari kesadarannya sendiri akan dapat lebih memacu dan tahan lama, dibandingkan dengan sikap disiplin yang timbul karena adanya pengawasan dari orang lain.

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan sifat disiplin di dalam diri mahasiswa

  1. Berusaha membiasakan diri untuk selalu tepat waktu dan tidak terlambat masuk kuliah.
  2. Berusaha membiasakan diri untuk selalu tepat waktu mengumpul tugas pada tenggat waktu yang ditentukan dosen.
  3. Berusaha menahan diri untuk tidak berbicara sendiri dengan teman ketika perkuliahan sedang berlangsung.
  4. Berusaha menahan diri untuk tidak memainkan gadget ketika jam perkuliahan berlangsung.
  5. Membiasakan budaya mengantri pada saat membeli makanan secara tertib.
  6. Mematuhi peraturan-peraturan yang telah ditetapkan di kampus baik peraturan dalam berpakaian atau pun peraturan lalu lintas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.