JENIS- JENIS PONDASI DI DUNIA KONSTRUKSI

JENIS- JENIS PONDASI DI DUNIA KONSTRUKSI. Seiring berkembangnya penduduk sejalan dengan perkembangan pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur sangat gencar dilakukan di era Presiden Joko Widodo. Pembangunan dilakukan untuk menunjang perekonomian masyarakat, pembangunan yang familiar adalah jalan dan gedung. Pada artikel kali ini kita akan membahas gedung dengan bagian paling bawah dan tidak terlihat ketika gedung telah berdiri kokoh dan megah. Bagian terbawah bangunan gedung adalah pondasi.

JENIS-JENIS PONDASI

JENIS- JENIS PONDASI DI DUNIA KONSTRUKSI. Untuk diketahui Pondasi merupakan bagian terpenting dari bangunan gedung karena pondasi berfungsi menahan bangunan dan meneruskan beban yang diterima ke tanah keras. Pondasi dibedakan menjadi 2 yaitu:

PONDASI DANGKAL

Pondasi termasuk dalam kategori dangkal apabila kedalaman pondasi (Df) dibagi dengan lebar pondasi (B) adalah < 1, akan tetapi dalam perkembangannya pondasi masih dianggap dangkal meskipun kedalaman pondasi mencapai 3 sampai 4 kali lebar pondasi.

Baca juga : Ide bisnis cocok untuk mahasiswa

Jenis-jenis pondasi dalam diantaranya sebagai berikut:

  • Pondasi Menerus

Pondasi yang digunakan untuk mendukung dinding memanjang atau digunakan untuk mendukung sederetan kolom yang berjarak dekat. Pondasi menerus biasanya digunakan untuk rumah tinggal berlantai 1.

  • Pondasi Telapak

Pondasi yang merupakan pelebaran alas kolom yang bertujuan meneruskan beban pada tanah dengan suatu tekanan yang sesuai dengan  sifat tanah yang berangkutan. Ukuran telapak pondasi menyesuaikan beban dan daya dukung tanah yang bersangkutan.

  • Pondasi Sarang Laba-Laba

Pondasi konstruksi sarang laba-laba merupakan perpaduan pondasi pelat pipih menerus yang diisi dengan perbaikan taah sehingga menjadi kesatuan yang komposit konstruksi beton bertulang.

  • Pondasi Rakit

Pondasi yang diugunakan untuk mendukung bangunan yang terletak pada tanah lunak dengan kolom-kolom yang berdekatan.

Gambar Pondasi Rakit

PONDASI DALAM

Pondasi dalam adalah pondasi yang tertancap di dalam tanah dengan kedalaman lebih dari 3 meter. Pondasi dalam biasanya digunakan untuk daerah yang letak tanah kerasnya dalam serta diperuntukan untuk bangunan bertinngkat tinggi. Adapun jenis-jenis pondasi dalam adalah sebagai berikut:

  • Pondasi Sumuran

Pondasi yang merupakan peralihan bentuk antara pondasi dangkal dan pondasi tiang. Pondasi sumuran sangat tepat untuk kedalaman tanah keras yang lebih dari 3 m. Diameter pondasi sumuran umumnya antara 0,8 m – 1 m. diberi nama sumuran karena pondasi diberi casing berupa buis beton.

  • Pondasi Bored Pile

Pondasi yang proses awalnya dilakukan proses pengeboran tanah dengan kedalaman yang telah direncanakan, kemudian tulangan besi dimasukan kedalam lubang galian setelah terpasang kemudian dicor dengan beton segar, perbedaan dengan pondasi sumuran adalah tanpa memberikan casing atau cetakan. Terdapat 2 jenis pengeboran yaitu pengeboran basah dan pengeboran kering. Kita akan bahas lebih lanjut tentang jenis pengeboran pondasi bored pile di artkel selanjutnya.

  • Pondasi Tiang Pancang

Pondasi tiang pancang digunakan ketika kapasitas dukung tanah keras berada pada kedalaman yang sangat dalam > 6 m. Pondasi tiang pancang sering digunakan dalam pembuatan bangunan gedung bertingkat, pondasi ini efisien dalam pelaksanaannya apabila space ruang bisa digunakan untuk maneuver alat pancang. Jenis pondasi tiang pancang beragam dan alat pancang yang digunakan juga beragam pula, tunngu bahasannya di artikel selanjutnya ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.